PEDIASURE Abbot Laboratories Untuk Anak Sulit Makan: Manfaat, Kandungan Gizi dan Kontroversinya

PEDIASURE Abbot Laboratories Untuk Anak Sulit Makan dan Kontroversinya

Selama ini banyak mitos yang mengatakan bahwa susu Pediasure dan susu sejenis hiperdense lainnya membuat anak sulit makan, mudah kenyang dan membuat anak terlambat mengunyah dan menelan. Bahkan ada yang mengatakan susu tersebut sudah tidak digunakan di negara lain dan susu sisa yang tidak berkualitas. Bahkan beberapa mitos tersebut bukan hanya dikatakan oleh masyarakat awam tetapi juga diungkapkan sebagian klinisi atau dokter dihadapan pasiennya. Tidak ada penelitian klinis yang mengungkapkan hal tersebut. Hal itu terjadi karena pandangan masyarakat dan sebagian klinisi sudah terbentuk bahwa pediasure hanya untuk anak sulit makan. Sehingga anak yang mengkonsumsi pediasure pada dasarnya sebagian besar pernah mempunyai riwayat sulit makan. Penderita anak sulit makan biasanya akan terus menerus terjadi hingga usia tertentu bila fator penyebabnya tidak diidentifikasi dan tidak diperbaiki. Sebagian besar anak sulit makan makan pasti mengalami gangguan oral motor yang menyebabkan anak pilih-pilih makanan. Sehingga pilih-pilih makan dan sulit makan yang hilang timbul tersebutlah yang dianggap sebagai penyebab pediasure menjadi penyebabnya. Padahal sebenarnya pada dsarnya anak anak kelompok tersebut akan hilang timbul keluhan sulit makan dan pilih-pilih makan sampai penyebabnya tidak dikendalikan.

Masalah Anak Sulit makan

  • Pemberian makan pada anak memang sering menjadi masalah buat orangtua atau pengasuh anak. Keluhan tersebut sering dikeluhkan orang tua kepada dokter yang merawat anaknya. Faktor kesulitan makan pada anak inilah yang sering dialami oleh sekitar 25% pada usia anak, jumlah akan meningkat sekitar 40-70% pada anak yang lahir prematur atau dengan penyakit kronik. Hal ini pulalah yang sering membuat masalah tersendiri bagi orang tua, bahkan dokter yang merawatnya. Penelitian yang dilakukan di Jakarta menyebutkan pada anak prasekolah usia 4-6 tahun, didapatkan prevalensi kesulitan makan sebesar 33,6%. Sebagian besar 79,2% telah berlangsung lebih dari 3 bulan
  • Kesulitan makan karena sering dan berlangsung lama sering dianggap biasa. Sehingga akhirnya timbul komplikasi dan gangguan tumbuh kembang lainnya pada anak. Salah satu keterlambatan penanganan masalah tersebut adalah pemberian vitamin tanpa mencari penyebabnya sehingga kesulitan makan tersebut terjadi berkepanjangan. Akhirnya orang tua berpindah-pindah dokter dan berganti-ganti vitamin tapi tampak anak kesulitan makannya tidak membaik. Sering juga terjadi bahwa kesulitan makan tersebut dianggap dan diobati sebagai infeksi tuberkulosis yang belum tentu benar diderita anak.
  • Dengan penanganan kesulitan makan pada anak yang optimal diharapkan dapat mencegah komplikasi yang ditimbulkan, sehingga dapat meningkatkan kualitas anak Indonesia dalam menghadapi persaingan di era globalisasi mendatang khususnya. Tumbuh kembang dalam usia anak sangat menentukan kualitas seseorang bila sudah dewasa nantinya.
  • Penyebab kesulitan makanan itu sangatlah banyak. Semua gangguan fungsi organ tubuh dan penyakit bisa berupa adanya kelainan fisik, maupun psikis dapat dianggap sebagai penyebab kesulitan makan pada anak. Kelainan fisik dapat berupa kelainan organ bawaan atau infeksi bawaan sejak lahir dan infeksi didapat dalam usia anak.
  • Secara umum penyebab umum kesulitan makan pada anak dibedakan dalam 3 faktor, diantaranya adalah hilang nafsu makan, gangguan proses makan di mulut dan pengaruh psikologis. Beberapa faktor tersebut dapat berdiri sendiri tetapi sering kali terjadi lebih dari 1 faktor. Penyebab paling sering adalah hilangnya nafsu makan, diikuti gangguan proses makan. Sedangkan faktor psikologis yang dulu dianggap sebagai penyebab utama, mungkin saat mulai ditinggalkan atau sangat jarang.

3 PENYEBAB UTAMA KESULITAN MAKAN

  1. Hilangnya Nafsu Makan Pengaruh hilang atau berkurangnya nafsu makan tampaknya merupakan penyebab utama masalah kesulitan makan pada anak. Pengaruh nafsu makan ini bisa mulai dari yang ringan (berkurang nafsu makan) hingga berat (tidak ada nafsu makan). Tampilan gangguan yang ringan berupa minum susu botol sering sisa, waktu minum ASI berkurang (sebelumnya 20 menit menjadi 10 menit), makan sering sisa atau hanya sedikit atau mengeluarkan dan menyembur-nyemburkan makanan di mulut. Sedangkan gangguan yang lebih berat tampak anak menutup rapat mulutnya atau tidak mau makan dan minum sama sekali.
  2. Gangguan Fungsi Saluran Napas Berkurang atau hilangnya nafsu makan ini sering diakibatkan karena gangguan fungsi saluran cerna khususnya anak dengan gangguan mual, mudah muntah dan gangguan buang air besar. . Gangguan fungsi pencernaan tersebut kadang tampak ringan seperti tidak ada gangguan. Tanda dan gejala yang menunjukkan adanya gangguan tersebut adalah perut kembung, sering “cegukan”, sering buang angin, sering muntah atau seperti hendak muntah bila disuapin makan. Gampang timbul muntah terutama bila menangis, berteriak, tertawa, berlari atau bila marah. Sering nyeri perut sesasaat, bersifat hilang timbul. Sulit buang air besar (bila buang air besar ”ngeden”, tidak setiap hari buang air besar, atau sebaliknya buang air besar sering (>2 kali/perhari). Kotoran tinja berwarna hitam atau hijau, berbentuk keras, bulat (seperti kotoran kambing) atau cair disertai bentuk seperti biji lombok, pernah ada riwayat berak darah. Gangguan tidur malam : malam rewel, kolik, tiba-tiba mengigau atau menjerit, tidur bolak balik dari ujung ke ujung lain tempat tidur. Lidah tampak kotor, berwarna putih serta air liur bertambah banyak atau mulut berbau Gangguan saluran cerna biasanya disertai kulit yang sensitif. Sering timbul bintik-bintik kemerahan seperti digigit nyamuk atau serangga, biang keringat, kulit berwarna putih (seperti panu) di wajah atau di bagian badan lainnya. Saat bayi sering timbul gangguan kulit di pipi, sekitar mulut, sekitar daerah popok dan sebagainya. Tanda dan gejala tersebut di atas sering dianggap biasa karena sering terjadi pada banyak anak. Padahal bila di amati secara cermat tanda dan gejala tersebut merupakan manifestasi adanya gangguan pencernaan, yang sangat mungkin berkaitan dengan kesulitan makan pada anak.
  3. GANGGUAN PROSES MAKAN ATAU GANGGUAN ORAL MOTOR Proses makan terjadi mulai dari memasukkan makan dimulut, mengunyah dan menelan. Ketrampilan dan kemampuan koordinasi pergerakan motorik kasar di sekitar mulut sangat berperanan dalam proses makan tersebut. Pergerakan morik tersebut berupa koordinasi gerakan menggigit, mengunyah dan menelan dilakukan oleh otot di rahang atas dan bawah, bibir, lidah dan banyak otot lainnya di sekitar mulut. Gangguan proses makan di mulut atau gangguan oral motor tersebut seringkali berupa gangguan mengunyah makanan. Tampilan klinis gangguan mengunyah adalah keterlambatan makanan kasar tidak bisa makan nasi tim saat usia 9 bulan, belum bisa makan nasi saat usia 1 tahun, tidak bisa makan daging sapi (empal) atau sayur berserat seperti kangkung. Bila anak sedang muntah dan akan terlihat tumpahannya terdapat bentukan nasi yang masih utuh. Hal ini menunjukkan bahwa proses mengunyah nasi tersebut tidak sempurna. Tetapi kemampuan untuk makan bahan makanan yang keras seperti krupuk atau biskuit tidak terganggu, karena hanya memerlukan beberapa kunyahan. Gangguan koordinasi motorik mulut ini juga mengakibatkani kejadian tergigit sendiri bagian bibir atau lidah secara tidak sengaja.Kelainan lain yang berkaitan dengan koordinasi motorik mulut adalah keterlambatan bicara dan gangguan bicara (cedal, gagap, bicara terlalu cepat sehingga sulit dimengerti). Gangguan motorik proses makan ini biasanya disertai oleh gangguan keseimbangan dan motorik kasar lainnya seperti tidak mengalami proses perkembangan normal duduk, merangkak dan berdiri. Sehingga terlambat bolak-balik (normal usia 4 bulan), terlambat duduk merangkak (normal 6-8 bulan) atau tidak merangkak tetapi langsung berjalan, keterlambatan kemampuan mengayuh sepeda (normal usia 2,5 tahun), jalan jinjit, duduk bersimpuh leter “W”. Bila berjalan selalu cepat, terburu-buru seperti berlari, sering jatuh atau menabrak, sehingga sering terlambat berjalan. Ciri lainnya biasanya disertai gejala anak tidak bisa diam, mulai dari overaktif hingga hiperaktif. Mudah marah serta sulit berkonsentrasi, gampang bosan dan selalu terburu-buru. Gangguan saluran pencernaan tampaknya merupakan faktor penyebab terpenting dalam gangguan proses makan di mulut. Hal ini dapat dijelaskan bahwa dengan teori ”Gut Brain Axis”. Teori ini menunjukkan bahwa bila terdapat gangguan saluran cerna maka mempengaruhi fungsi susunan saraf pusat atau otak. Gangguan fungsi susunan saraf pusat tersebut berupa gangguan neuroanatomis dan neurofungsional. Salah satu manifestasi klinis yang terjadi adalah gangguan koordinasi motorik kasar mulut.

Karakteristik dan Kelebihan Karakteristik dan kelebihan pediasure bagi anak sulit makan dibandingkan susu biasa

  • Hiperkalori atau Hipedense. Semua kandungan vitamin dan mineral yang terdapat di PediaSure® Complete telah memenuhi atau melebihi 100 %  (120%) angka kecukupan gizi berdasarkan  Dietary Reference Intakes (RDIs) atau Recommended Dietary Allowances (RDA) untuk anak umur 1-10 tahun.  PediaSure® Complete juga telah memenuhi syarat dari NAS-NRC RDAs (National Academy of Science and the National Research Council) untuk protein, vitamin dan mineral untuk anak 1- 6 tahun pada intake 1000ml / per hari dan anak umur 7-10 tahun pada intake 1300 ml / per hari. Susu hiperdense sejenis pediasure mungkin sangat dibutuhkan untuk anak dengan sulit makan dan gangguan berat badan yang mempunyai masalah kekurangan asupan kalori makanan. PediaSure dapat digunakan sebagai suplemen tambahan pendamping makanan dan dapat juga ditambahkan kedalam resep makanan favorit anak sebagai tambahan kalori.
  • Buka sekedar Makanan Cair Pediasure dapat diartikan sebagai makanan cair bukan berarti pediasure mengandung nasi, lauk dan sayur. Tetapi karena kandungan gizi lengkapnya pediasure dapat dianggap sebagai makanan cair dengan manfaat susu dengan nutrisi lengkap dan seimbang dari protein lemak dan karbohidrat ( 12% protein, 44% lemak, 44% karbohidrat ) untuk membantu kebutuhan yang diperlukan dalam pertumbuhan anak.
  • PediaSure Complete diformulasikan secara khusus dari 100% minyak sayuran (no palm oil) dengan kandungan fatty acids linoleic acid dan linolenic acid (berfungsi untuk pembentukan DHA dan AA untuk perkembangan otak).
  • PediaSure® Complete diformulasikan secara khusus dari 100% minyak sayuran (Non Palm Oil) dengan kandungan fatty acids linoleic acid dan linolenic acid (berfungsi untuk pembentukan DHA dan AA untuk perkembangan otak).
  • PediaSure® Complete mengandung 20% MCTs (medium chain triglycerides) yang merupakan campuran lemak yang unik agar mudah dicerna dan diserap untuk memberikan sumber energi optimal bagi tumbuh kembang anak.
  • Dapat digunakan untuk oral atau tube feeding.
  • Gluten-free and lactose-free. Dengan Sinbiotik (kombinasi Probiotik dan Prebiotik) kandungan gizi yang dapat menjaga kesehatan fungsi saluran pencernaan dan penyerapan nutrisi yang optimal. Probiotik (Lactobacillus dan Bifidobacterium spp) adalah bakteri hidup yang merupakan bakteri baik yang menjaga system pencernaan dan mencegah pertumbuhan bakteri jahat dalam sistem pencernaan. Prebiotik (FOS (Fruktooligosakarida) merupakan karbohidrat kompleks yang tidak bisa dicerna dan menjadi sumber makanan untuk Probiotik. Pada anak sulit makan sebagian besar mengalami hipersensitif saluran cerna. Pada beberapa kasus anak dengan hipersensitif saluran cerna mengalami hipersensitif terhadap laktosa atau laktosa intoleransi atau hipersensitif gluten. Dalam kondisi demikian pediasure lebih bisa diterima. Tetapi tidak semua anak mengalami anak sulit makan mengalami intoleransi laktosa atau hipersenitif terhadap gluten. Jadi manfaat tersebut tidak terlalu berpengaruh terhadap anak lainnya.
  • Prebiotik dan Probiotik. Prebiotik dan Probiotik untuk membantu mempertahankan fungsi saluran pencernaan. Pada anak sulit makan sebagian besar mengalami hipersensitif saluran cerna yang terjadi pada anak dengan riwayt alergi, celiac, intoleransi kaltosa atau hipersensitif makanan lainnya. pada penderita dengan hipersensitif saluran cerna sering terjadi gangguan keseimbangan bakteri nrmal dalam pencernaan (khususnya overgrowth bakteri dan jamur dalam saluran cerna). Dalam keadaan seperti itu pemberian probiotik dan prebiotik sangat membantu.
  • Asam Linolenat dan Asam Linoleat sebagai asam lemak esensial.
  • Kolin yang berperan sebagai bahan pembentuk fosfatidilkolin bagian penting dari membran sel.
  • Mikro Nutrisi (vitamin dan mineral) dan Makro Nutrisi ( Protein, Lemak, Karbohidrat) untuk pertumbuhan.

Mitos dan Kontroversi Pediasure

  • Pediasure membuat anak kenyang dan sulit makan. Mitos tersebut tidak benar. Selama ini banyak mitos yang mengatakan bahwa susu Pediasure dan susu sejenis hiperdense lainnya membuat anak sulit makan, mudah kenyang dan membuat anak terlambat mengunyah dan menelan. Bahkan ada yang mengatakan susu tersebut sudah tidak digunakan di negara lain dan susu sisa yang tidak berkualitas. Bahkan beberapa mitos tersebut bukan hanya dikatakan oleh masyarakat awam tetapi juga diungkapkan sebagian klinisi atau dokter dihadapan pasiennya. Tidak ada penelitian klinis yang mengungkapkan hal tersebut. Hal itu terjadi karena pandangan masyarakat dan sebagian klinisi sudah terbentuk bahwa pediasure hanya untuk anak sulit makan. Sehingga anak yang mengkonsumsi pediasure pada dasarnya sebagian besar pernah mempunyai riwayat sulit makan. Penderita anak sulit makan biasanya akan terus menerus terjadi hingga usia tertentu bila fator penyebabnya tidak diidentifikasi dan tidak diperbaiki. Sebagian besar anak sulit makan makan akan hilang timbul tersebutlah yang sering dianggap sebagai penyebab pediasure menjadi penyebabnya. Padahal sebenarnya pada dasarnya anak anak kelompok tersebut akan hilang timbul keluhan sulit makan bila penyebabnya tidak dikendalikan. Pada anak dengan gangguan saluran cerna dengan keluhan mudah mual dan muntah sering mengalami gejala mudah kenyang dan sulit makan
  • Pediasure karena makanan cair membuat anak tidak terlatik oral motornya membuat anak mengalami gangguan mengunyah dan menelan Mitos tersebut tidak benar. Selama ini banyak mitos yang mengatakan bahwa susu Pediasure dan susu sejenis hiperdense lainnya membuat anak sulit makan, mudah kenyang dan membuat anak terlambat mengunyah dan menelan. Bahkan ada yang mengatakan susu tersebut sudah tidak digunakan di negara lain dan susu sisa yang tidak berkualitas. Bahkan beberapa mitos tersebut bukan hanya dikatakan oleh masyarakat awam tetapi juga diungkapkan sebagian klinisi atau dokter dihadapan pasiennya. Tidak ada penelitian klinis yang mengungkapkan hal tersebut. Hal itu terjadi karena pandangan masyarakat dan sebagian klinisi sudah terbentuk bahwa pediasure hanya untuk anak sulit makan. Sehingga anak yang mengkonsumsi pediasure pada dasarnya sebagian besar pernah mempunyai riwayat sulit makan. Penderita anak sulit makan biasanya akan terus menerus terjadi hingga usia tertentu bila fator penyebabnya tidak diidentifikasi dan tidak diperbaiki. Sebagian besar anak sulit makan makan pasti mengalami gangguan oral motor yang menyebabkan anak pilih-pilih makanan. Sehingga pilih-pilih makan dan sulit makan yang hilang timbul tersebutlah yang dianggap sebagai penyebab pediasure menjadi penyebabnya. Padahal sebenarnya pada dsarnya anak anak kelompok tersebut akan hilang timbul keluhan sulit makan dan pilih-pilih makan sampai penyebabnya tidak dikendalikan.

Kandungan Nutrisi

Vanilla Pediasure kemasan Siap minum

  • PediaSure Shake Vanilla / 8-fl-oz (237-mL) bottle / 16 ct
  • PediaSure Shake Vanilla / 8-fl-oz (237-mL) bottle / 4 x 6 ct
  • PediaSure Shake Vanilla / 8-fl-oz (237-mL) bottle / 24 ct
Ukuran penyajian: 8 fl oz (237 mL)
Kandungan Gizi % DV* % RDI
Karakteristik
    Lemak, % Kalori : 34
    Karbohidrate, % Cal: 54
    Protein, % Cal: 12
    Osmolaritas, mOsm/kg H2O: 490

Data Nutrisi

Water, Sugar, Corn Maltodextrin, Milk Protein Concentrate, High Oleic Safflower Oil, Canola Oil, Soy Protein Isolate. Less than 0.5% of the Following: Short-Chain Fructooligosaccharides, Natural & Artificial Flavor, Cellulose Gel, Potassium Chloride, Magnesium Phosphate, Potassium Citrate, Calcium Phosphate, Tuna Oil, Calcium Carbonate, Potassium Phosphate, Salt, Cellulose Gum, Choline Chloride, Ascorbic Acid, Soy Lecithin, Monoglycerides, Potassium Hydroxide, m-Inositol, Carrageenan, Taurine, Ferrous Sulfate, dl-Alpha-Tocopheryl Acetate, L-Carnitine, Zinc Sulfate, Calcium Pantothenate, Niacinamide, Manganese Sulfate, Thiamine Chloride Hydrochloride, Pyridoxine Hydrochloride, Riboflavin, Lutein, Cupric Sulfate, Vitamin A Palmitate, Folic Acid, Chromium Chloride, Biotin, Potassium Iodide, Sodium Selenate, Sodium Molybdate, Phylloquinone, Vitamin D3, and Cyanocobalamin.

Kalori: 240
Kalori dari lemak: 80
Lemak, g: 9 14
    Saturated Fat, g: 1 5
    Trans Fat, g: 0
    Polyunsaturated Fat, g: 2
    Monounsaturated Fat, g: 6
Kolesterol, mg: 5 2
Sodium, mg: 90 4
Potassium, mg: 350 10
Carbohydrate, g: 33 11
    Dietary Fiber, g: 1 4
    Sugars, g: 18
Protein, g: 7 14
Vitamins
Vitamin A: 10
Vitamin C: 40
Vitamin D: 40
Vitamin E: 20
Vitamin K: 20
Thiamin: 40
Riboflavin: 30
Niacin: 10
Vitamin B6: 30
Folate: 15
Vitamin B12: 25
Biotin: 15
Pantothenic Acid: 25
Choline: 15
Minerals
Calcium: 25
Iron: 15
Phosphorus: 20
Iodine: 15
Magnesium: 10
Zinc: 10
Selenium: 10
Copper: 10
Manganese: 20
Chromium: 10
Molybdenum: 10
Chloride: 8
* Percent Daily Values (%DV) are based on a 2,000 Calorie diet.

Strawberry Ready to Drink

  • PediaSure Shake Strawberry / 8-fl-oz (237-mL) bottle / 4 x 6 ct
  • PediaSure Shake Strawberry / 8-fl-oz (237-mL) bottle / 24 ct
Serving Size: 8 fl oz (237 mL)
Jumlah per penyajian % DV* % RDI
Karacteristik
   Lemak, % Kalori: 34
    Karbohidrat, % Cal: 54
    Protein, % Cal: 12
    Osmolality, mOsm/kg H2O: 490
Data Nutrisi
Calories: 240
Calories from Fat: 80
Fat, g: 9 14
    Saturated Fat, g: 1 5
    Trans Fat, g: 0
    Polyunsaturated Fat, g: 2
    Monounsaturated Fat, g: 6
Cholesterol, mg: 5 2
Sodium, mg: 90 4
Potassium, mg: 350 10
Carbohydrate, g: 33 11
    Dietary Fiber, g: 1 4
    Sugars, g: 18
Protein, g: 7 14
Vitamins
Vitamin A: 10
Vitamin C: 40
Vitamin D: 40
Vitamin E: 20
Vitamin K: 20
Thiamin: 40
Riboflavin: 30
Niacin: 10
Vitamin B6: 30
Folate: 15
Vitamin B12: 25
Biotin: 15
Pantothenic Acid: 25
Choline: 15
Minerals
Calcium: 25
Iron: 15
Phosphorus: 20
Iodine: 15
Magnesium: 10
Zinc: 10
Selenium: 10
Copper: 10
Manganese: 20
Chromium: 10
Molybdenum: 10
Chloride: 8
* Percent Daily Values (%DV) are based on a 2,000 Calorie diet.

Berry Ready to Drink

  • PediaSure Shake Berry / 8-fl-oz (237-mL) bottle / 4 x 6 ct
Serving Size: 8 fl oz (237 mL)
Amount Per Serving % DV* % RDI
Karakteristik
    Fat, % Cal: 34
    Carbohydrate, % Cal: 54
    Protein, % Cal: 12
    Osmolality, mOsm/kg H2O: 490
Data Nutrisi
Calories: 240
Calories from Fat: 80
Fat, g: 9 14
    Saturated Fat, g: 1 5
    Trans Fat, g: 0
    Polyunsaturated Fat, g: 2
    Monounsaturated Fat, g: 6
Cholesterol, mg: 5 2
Sodium, mg: 90 4
Potassium, mg: 350 10
Carbohydrate, g: 33 11
    Dietary Fiber, g: 1 4
    Sugars, g: 18
Protein, g: 7 14
Vitamins
Vitamin A: 10
Vitamin C: 40
Vitamin D: 40
Vitamin E: 20
Vitamin K: 20
Thiamin: 40
Riboflavin: 30
Niacin: 10
Vitamin B6: 30
Folate: 15
Vitamin B12: 25
Biotin: 15
Pantothenic Acid: 25
Choline: 15
Minerals
Calcium: 25
Iron: 15
Phosphorus: 20
Iodine: 15
Magnesium: 10
Zinc: 10
Selenium: 10
Copper: 10
Manganese: 20
Chromium: 10
Molybdenum: 10
Chloride: 8
* Percent Daily Values (%DV) are based on a 2,000 Calorie diet.

Kontraindikasi Pediasure tidak direkomendasikan untuk anak di bawah usia 1 tahun. Pediasure tidak boleh diberikan pada penderita Galaktosemia

  • Tidak untuk anak dibawah 1(satu) tahun.
  • Tidak untuk anak dengan Galaktosemia
  • Pada anak dengan riwayat alergi dan hipersensitif makanan sebaiknya direkomendasikan menghindari rasa coklat

Kemasan

  • Powder: 400g; 900g,
  • Rasa: Vanilla, Coklat, Madu

Cara Penyajian

Petunjuk Penggunaan

  • Kocok dahulu sebelum disajikan
  • Terbaik disajikan dingin.
  • Setelah pembukaan, dinginkan dan penggunaan dalam waktu 48 jam.

www.pickyeatersclinic.com

supported by

PICKY EATERS AND GROW UP CLINIC (Klinik Khusus Kesulitan Makan dan Gangguan Berat Badan) GRoW UP CLINIC JAKARTA Yudhasmara Foundation GRoW UP CLINIC I Jl Taman Bendungan Asahan 5 Bendungan Hilir Jakarta Pusat 10210, phone (021) 5703646 – 085100466103 – 085101466102. GRoW UP CLINIC II MENTENG SQUARE Jl Matraman 30 Jakarta Pusat 10430, phone (021) 29614252 – 08131592-2013 08131592-2012 email : judarwanto@gmail.com drnarulitadewi@gmail.com http://pickyeatersclinic.com . Professional Healthcare Provider “GRoW UP CLINIC” Dr Narulita Dewi SpKFR, Physical Medicine & Rehabilitation curriculum vitae HP 085777227790 PIN BB 235CF967 Clinical – Editor in Chief : Dr Widodo Judarwanto, Pediatrician Editor: Audi Yudhasmara email : judarwanto@gmail.com Mobile Phone 089683015220 PIN BBM 76211048 Komunikasi dan Konsultasi online : twitter @widojudarwanto facebook dr Widodo Judarwanto, pediatrician Komunikasi dan Konsultasi Online Alergi Anak : Allergy Clinic Online Komunikasi dan Konsultasi Online Sulit makan dan Gangguan Berat Badan : Picky Eaters Clinic Komunikasi Profesional Pediatric: Indonesia Pediatrician Online
“GRoW UP CLINIC” Jakarta Focus and Interest on: *** Allergy Clinic Online *** Picky Eaters and Growup Clinic For Children, Teen and Adult (Klinik Khusus Gangguan Sulit Makan dan Gangguan Kenaikkan Berat Badan)*** Children Foot Clinic *** Physical Medicine and Rehabilitation Clinic *** Oral Motor Disorders and Speech Clinic *** Children Sleep Clinic *** Pain Management Clinic Jakarta *** Autism Clinic *** Children Behaviour Clinic *** Motoric & Sensory Processing Disorders Clinic *** NICU – Premature Follow up Clinic *** Lactation and Breastfeeding Clinic *** Swimming Spa Baby & Medicine Massage Therapy For Baby, Children and Teen ***

Curriculum Vitae Dr Widodo judarwanto, Pediatrician

Information on this web site is provided for informational purposes only and is not a substitute for professional medical advice. You should not use the information on this web site for diagnosing or treating a medical or health condition. You should carefully read all product packaging. If you have or suspect you have a medical problem, promptly contact your professional healthcare provider
Copyright © 2015, Picky Eaters and Grow Up Clinic, Information Education Network. All rights reservedxz

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s